2 Bocah SD di Makassar Berikan Tabungannya untuk Beli APD Tim Medis

Kisah bocah yang menyumbangkan tabungannya untuk membantu tim medis membeli alat pelindung diri (APD) kembali terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, ada seorang bocah berusia 6 tahun bernama Yasmin Saman Ahmad menyumbangkan tabungannya. Kini dua bocah SD bernama Tata dan Unsia yang berusia 7 tahun juga ikut menyumbangkan tabungannya.


Tata dan Unsia menyumbangkan tabungannya ke posko jurnalis peduli kemanusiaan yang terletak di Kantor Sekretariat AJI Makassar, pada Minggu (5/4).

Uang yang disumbangkan mereka berupa pecahan Rp 5 ribu, Rp 2 ribu, dan koin Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100. Jika gabung, jumlahnya mencapai Rp 349 ribu.

"Ini untuk dokter biar bisa beli masker, ini dari tabungan kami selama enam bulan," kata Tata dan Unsia setelah menyerahkan sumbangan.

Selain untuk membeli APD, mereka yang bersekolah di salah satu SD di Makassar berharap uangnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lain seperti masker dan alat-alat penunjang medis lain yang masih kurang di sejumlah puskesmas hingga rumah sakit di Kota Makassar.


Koordinator jaringan peduli kemanusiaan (JPK) Sulsel, Darwin Fatir, merespons baik tindakan yang dilakukan oleh Tata dan Unsia. Di usianya yang masih belia, mereka sudah bersedia membantu tim medis di tengah pandemi virus corona.

Darwin mengatakan JPK Sulsel akan terus membuka donasi kepada publik untuk membantu tenaga medis menghadapi virus corona.

Pembentukan JPK itu melibatkan lintas organisasi media yang terdiri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulsel dan Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel, dan Pewarta Foto Makassar.