10 cara alami atasi demam pada anak sebelum ke dokter, Para Ibu wajib catat!

Orangtua umumnya sudah punya tips mengatasi demam pada anak. Obat pereda demam untuk anak-anak banyak macamnya dan mudah didapatkan di apotik. Namun banyak di antara kita yang menghidarinya dan hanya menggunakan obat tersebut bila suhu badannya benar-benar tinggi.

Bahan dasar obat untuk meredakan demam pada anak umumnya adalah parasetamol atau ibuprofen. Keduanya memiliki efek samping, misalnya parasetamol dapat dikaitkan dengan asma, sedangkan ibuprofen dapat mengakibatkan sakit maag dan masalah ginjal.


Mengatasi demam pada anak dengan cara alami

1. Mandi air hangat
Memandikan anak dengan air hangat atau ruam-ruam kuku, akan membantu meredakan demam pada anak. Jangan memandikannya dengan air dingin karena ia akan menggigil kedinginan. Tambahkan garam mandi atau essential oil misalnya Lavender oil untuk menenangkan tubuh. Bila tidak mungkin memandikannya, lap tubuh dengan handuk atau washlap basah yang hangat.

2. Pijat dengan ramuan herbal


Campurkan minyak kayu putih dengan 2-3 parutan bawang merah, ditambah seiris jeruk nipis. Bila minyak kayu putih terlalu keras, bisa diganti dengan minyak kelapa. Jeruk nipis dapat digantikan dengan asam Jawa. Pijatlah tubuh si kecil dengan ramuan ini, terutama punggung, dada, dan perut.

3. Terapi kaus kaki
Masukkan kaki Anda di air panas. Kemudian masukkan sepasang kaus kaki katun ke air dingin, peras dan kenakan sebelum pergi tidur. Kenakan sepasang kaus kaki kering yang terbuat dari wol di atas kaus kaki yang basah.

Terapi ini akan membantu mengatasi demam pada anak dengan mengumpulkan darah di kaki, sehingga melancarkan peredaran darah.

4. Kipas angin
Dr. Jennifer Shu dalam babycenter.com mengatakan, kipas angin yang tidak diarahkan secara langsung kepada anak dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Anak sebaiknya jangan mengenakan pakaian yang terlalu tebal.

5. Kompres


Inilah cara paling umum yang sering dilakukan sejak dulu, karena paling mudah dilakukan dan efektif. Kompreslah dahi dengan handuk basah yang hangat.

6. Pijat dengan pepermint oil
PepperMint Oil sangat bermanfaat untuk meredakan demam pada anak. Mentol yang ada di dalam PepperMint Oil akan melancarkan hidung yang mampat tersumbat, sinusitis, serta gejala demam lainnya. Pijatlah dada dan punggungnya secara perlahan. PepperMint Oil akan meredakan temperatur kulit si Kecil yang hangat.

7. Perbanyak asupan cairan
Salah satu efek dari demam pada anak adalah dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh. Berikan minum yang banyak. Cobalah makanan berkuah kaldu, teh herbal misalnya teh jahe dan madu. Anda juga dapat memberikan jus buah yang dibekukan untuk mengatasi demam pada anak dari dalam tubuh.

8. Makanan pedas
Bila anak suka pedas, beri ia sedikit makanan pedas kesukaannya. Karena sedikit makanan pedas dapat membuatnya berkeringat dan melancarkan peredaran darah.

9. Makanan bergizi untuk kekebalan tubuh
Berikan makanan yang bergizi tinggi agar daya tahan tubuhnya lebih baik. Demam pada anak membuat selera makan jadi menurun. Jadi pastikan apa yang ia makan benar-benar bergizi. Kuah kaldu (bukan dari kaldu blok, tetapi kuah rebusan ayam/daging) adalah salah satu contoh makanan bergizi untuknya.

10. Perbanyak tidur atau istirahat
Istirahat membuat suhu tubuh mudah reda. Bila si kecil terus aktif bergerak, tubuh akan lelah dan temperatur dapat meningkat. Bila ia tidak mau tidur, putarkan acara TV kesenangannya dan minta ia berbaring.

Hati-hati dalam memberikan obat
Obat demam pada umumnya berbahan paracetamol/acetaminophen ataupun ibuprofen. Jangan menggunakan obat berbahan aspirin untuk anak di bawah umur 19 tahun, karena berisiko menyebabkan Reye’s syndrome yang menyebabkan pembengkakan pada hati dan otak.

Kapan harus ke dokter?
Segera bawa bayi ke dokter jika usianya kurang dari 3 bulan. Sedangkan bayi di usia 3-6 bulan sebaiknya dibawa ke dokter jika suhu tubuh sudah lebih dari 38 derajat celcius.

Sedangkan bayi di atas usia 6 bulan harus segera dibawa ke dokter jika suhu tubuhnya lebih dari 39 derajat celcius.

Anda juga harus membawa anak ke dokter jika demam tak kunjung turun dan diikuti berbagai gejala seperti muntah, diare, kejang, lemas berlebihan, dan lain-lain.

sumber : theasianparent.com