Gara-gara Pot Bunga, Dua Emak-Emak Nyaris Baku Hantam

 Media sosial Instagram kembali heboh dengan sebuah video yang memperlihatkan dua emak-emak yang terlibat perkelahian. Video tersebut diunggah akun Instagram @kabarkampungkiitoo, pada Senin (15/12/2020).

“Gegara pot bungo, dua wanita ini adu mulut,” kata sebuah tulisan yang terdapat pada video disadur dari hops.id — jaringan Suara.com.


Dalam video yang berdurasi 2 menit 48 detik itu, pengunggah menjelaskan aksi perkelahian emak-emak terjadi di Bolong, Perumahan Puri Mekar Jaya 2, Kecamantan Paal Merah, Kota Jambi. Perkelahian ini terjadi diduga salah satu dari mereka menuduh tetangga mencuri sebuah pot beserta bunganya.

Kemudian, keduanya terlibat cekcok dan adu mulut karena emak-emak yang dituduh tidak merasa bahwa keluarganya atau bahkan dirinya mencuri pot milik tetangganya. Sementara, emak-ema yang menuduh sangat yakin karena ia sempat melihat momen ketika tetangganya mencuri.

Penuduh itu juga mengklain jika memiliki video sebagai barang bukti meski saat diminta tidak mampu menunjukkannya. Akhirnya, aksi bakuhantam tidak bisa terhindarkan karena kedua kubu saling bersikeras merasa benar.

“Gegara kembang hilang, ibu ini menuduh tetangga nya mencuri. Menurut yang mengirim video, ibu ini menuduh mencuri tidak beralasan dan tidak ada bukti,” tulis akun @kabarkampungkiitoo tersebut dalam captionnya.



Dalam video tersebut yang sudah disensor, terdengar kedua emak-emak itu adu cekcook tanpa bukti yang jelas. Saat suasana semakin memanas, salah satu dari mereka melepaskan serangan sehingga perkelahian adu mulut berubah menjadi adu fisik.

Namun beruntung, beberapa orang yang ada di lokasi dengan cekatan melerai keduanya meski kamera yang digunakan untuk merekam kejadian itu oleng.

“Oh tante yang ngomong (mama mencuri). Mana buktinya? Katanya ada videonya mana? aku minta. Aku tak terima mamahku dituduh. Kamu harus minta maaf sama mamaku” ujar seorang emak-emak menggunakan bahasa khas Jambi.

“Kenyataannya memang dia maling, kenyataanya orangtua mu maling” jawab emak-emak yang menuduh.