Karena Main Game Online, Bocah 6 Tahun ini Sampai Habiskan Rp 226 Juta Uang Ibunya

 Inilah kejadian yang hampir membuat Jessica Johnson, seorang ibu di Amerika Serikat, alami serangan jantung mendadak.

Bayangkan, pada tanggal 9 Juli 2020 lalu, dia mendapatkan 25 tagihan kartu kredit dengan total nilai lebih dari 16 ribu dolar AS atau s*kitar Rp 226 juta, yang merupakan ulah dari anak bungsuya, George Johnson, yang telah bela**a besar-besaran item game favoritnya, Sonic Forces dengan iPad miliknya.


Awalnya, seperti dilansir today.line.me, Jessica tidak menyadari adanya akses pembelian item game hingga kemudian melewati batas, dan terjadi penagihan. Di sini, dia bahkan masih belum menyadari sepenuhnya bahwa itu perbuatan sang anak, dan mencoba mengajukan klaim penipuan karena dia berasumsi itu adalah kesalahan.

Namun, baru pada Oktober 2020, dia diberitahu oleh bank bahwa tuduhan itu tidak benar dan tagihan murni miliknya.

Dari situlah, Jessica menemukan ‘titik terang’. Setelah menghubungi Apple, dia mendapati ikon game Sonic Force dalam daftar tagihan kartu kredit, yang tak lain ulah dari sang anak.

Sayangnya, ketika Jessica ingin mengajukan pembatalan pembelian item game, dia sudah terlambat karena sudah melewati batas pelaporan 60 hari.

“(Apple) berkata, sulit. Mereka mengatakan kepada saya bahwa, karena saya tidak menelepon dalam waktu 60 hari sejak dakwaan, mereka tidak dapat melakukan apa-apa,” kata ibu dua anak tersebut.

“Alasan saya tidak menelepon dalam waktu 60 hari adalah karena pihak bank Chase memberi tahu saya bahwa itu kemungkinan penipuan, bahwa PayPal dan Apple.com adalah tagihan penipuan teratas,” tambah dia.

Kini, Jessica dibuat pusing tujuh keliling, memikirkan bagaimana melunasi semua tagihan yang dibuat oleh putranya yang masih berusia 6 tahun. Pasalnya, penghasilannya sebagai makelar properti turun 80 persen akibat pandemi Covid-19.