Ini Alasan Orang Jepang Tidak Minum di Tengah Makan

Minum air di tengah-tengah waktu makan adalah hal yang biasa dilakukan di Indonesia.

Berbeda halnya dengan kebiasaan orang Jepang yang menghindari minum air bahkan tidak menyediakan minum saat makan.

Ternyata orang Jepang percaya jika minum air saat makan justru akan mengganggu pengolahan makanan di sistem pencernaan.


Keyakinan rakyat Negeri Sakura itu didukung oleh fakta-fakta berikut ini.

1. Menghambat Penyerapaan Nutrisi

Minum air selama makan dapat mengencerkan cairan pencernaan sehingga memengaruhi tingkat keasaman alami perut.

Jika dibiarkan, ini bisa berakibat buruk pada sistem pencernaan.

Selain itu, vitamin dan nutrisi dari makanan juga hanya akan terserap sedikit di dalam tubuh.

2. Membuat Mulut Jadi Kering

Biasanya kita minum karena merasa haus atau mulut terasa kering. 

Namun ternyata, minum selama makan akan membuat air liur mengering sehingga tidak baik untuk kesehatan mulut.

Air liur yang mengering akan membuat mulut kita kering dan menyebabkan bau mulut.

3. Picu Berat Badan Naik

Saat tubuh tidak bisa mencerna makanan dengan baik, maka apa yang dimakan akan berubah menjadi lemak sehingga memicu kenaikan berat badan.

Minum air putih saat makan bisa menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak insulin ke dalam darah, yang meningkatkan peluang untuk menyimpan lemak di tubuh.