Ya, Allah.. Bayi Baru Lahir Dinyatakan Positif COVID-19, Ternyata Ibunya Juga Sudah Terinfeksi

 Provinsi Riau mengalami penambahan 117 kasus baru terkonfirmasi COVID-19 pada Selasa (16/3/2021). Satu di antaranya adalah seorang bayi yang baru lahir.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bayi tersebut baru berusia satu hari dan belum diberi nama. Ibu dari bayi tersebut berinisial K, juga dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.


"Bayi nyonya K, umur satu hari, berjenis kelamin laki-laki, merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir," kata Mimi dilansir dari ANTARA.

Mimi mengatakan, K merupakan wanita berusia 31 tahun. Bersama bayinya, dia dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR di Kabupaten Indragiri Hilir pada 15 Maret 2021.

Menurut Mimi, jumlah penambahan kasus baru pada hari ini lebih tinggi dari pasien yang sembuh COVID-19, yang berjumlah 52 pasien. Pada saat yang sama, terjadi penambahan tiga pasien yang meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.

Dengan begitu, total kasus terkonfirmasi COVID-19 di Riau secara kumulatif mencapai 32.908 orang. Pasien yang melakukan isolasi mandiri ada 777 orang, sedangkan yang dirawat di rumah sakit 365 orang.

Dari kasus kumulatif tersebut, lanjutnya, jumlah pasien yang telah sembuh mencapai 30.962 orang. Sementara itu, jumlah kematian mencapai 804 orang.

Mimi mengatakan penambahan pasien baru di Riau pada awal tahun ini didominasi klaster keluarga. Penyebabnya adalah kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan menurun.

"Kasus positif Covid meningkat, dari data yang masuk itu banyak dari klaster keluarga. Sekarang banyak yang mengadakan pesta tanpa batasan. Keluarga yang kecluar daerah, banyak warga hadir di pesta, tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Termasuk acara bersama keluarga, jadi hampir seluruh kabupaten/kota yang terkonfirmasi positif ada klaster keluarga," katanya.

Karena itu, Mimi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Pakai masker bila ke luar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak, dan sering mencuci tangan pakai sabun," katanya.

Ia mengatakan walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui negatif COVID-19 dan tidak menyebarkan virusnya.

"Maka pilihan terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian, jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, berolahraga rutin, istirahat yang cukup dan konsumsi vitamin yang cukup," kata Mimi.