Hanya Diupah 300 Rupiah, Demi Sesuap Nasi Bocah Kecil Ini Banting Tulang Jualan Koran

Dilansir dari laman Donasionline.id, ia bernama Chelsi. Ayahnya wafat sejak ia berusia 7 tahun karena sakit paru-paru.

Ia adalah seorang bocah bernama Chelsi Arnelda yang kini duduk di kelas 4 SD. Chelsi biasanya menjajakan koran di persimpangan lampu merah Kodam, Kota Pontianak.


Jam 06.30 pagi, ia sudah keluar rumah untuk mengambil koran. Koran tersebutlah yang akan ia jual kepada para pengendara di persimpangan jalan.

Untuk menuju persimpangan ini, Chelsi harus menggunakan angkutan umum dengan menempuh waktu sekitar 10-15 menit dari rumahnya.

Biasanya, ia mulai berjualan dari jam 8 pagi hingga 4 sore. Namun, jika sedang tak mendapatkan banyak uang, ia harus rela berjualan kora hingga pukul 8 malam. Tak banyak upah yang Ia dapat, meski harus bekerja hingga berjam-jam lamanya, ia hanya diupah 300 rupiah/koran. Sunggah tak sebanding dengan usaha dan perjuangan yang ia keluarkan.

Oleh karenanya, perjuangan dan kerja keras Chelsi harus kita bantu. Tentu, agar ia bisa hidup lebih layak dan tak perlu bekerja menjual koran lagi. Apalagi, ia masih berusia belia. Jika teman-teman ingin ikut meringankan beban hidup Farida, bisa lewat link donasi di bawah ini ya.

Terima kasih orang baik!