Tawaran Harga Cicak Naik hingga Rp137 Juta, Warganet Thailand Ramai Buru Cicak & Budidaya

  Reaksi awal kita saat melihat cicak di dinding adalah berteriak dan mencari perlindungan, tetapi tanpa sepengetahuan kita, kita sebenarnya bisa jadi jutawan.

Seperti di Thailand belum lama ini yang dikenal sebagai penjualan produk unik termasuk telur bawah tanah seperti yang berasal dari semut merah. Dilansir dari China Press , Jumat (23/4/2021), warganet Thailand telah mengiklankan di Facebook bahwa mereka bersedia membayar 300 baht atau setara Rp137 ribu untuk 1 kg cicak hingga 300.000 baht (Rp137 juta) untuk 1 ton cicak.

Ketika seorang pembeli cicak Thailand dihubungi, pria berusia 35 tahun bernama Lentivanon mengatakan dia berasal dari keluarga miskin dan keluarganya hanya memiliki satu sepeda motor.


Setelah bekerja di luar negeri selama sepuluh tahun, dia ingin mencari pekerjaan di kampung halamannya tetapi terus mengalami hambatan. Ketika pandemi Covid-19 melanda, situasinya semakin parah.


Saat berbincang dengan temannya yang orang Indonesia, ia menyarankan agar Lentivanon menangkap dan mengeringkan cicak sebelum diimpor ke China. Temannya juga mengirimkan pengering yang khusus digunakan untuk mengeringkan cicak.

Sejak itu, bisnisnya berkembang pesat dan dia membuat halaman Facebook di mana harga cicak hidup dan cicak kering berbeda. Tanggapan atas iklannya sangat luar biasa dan netizen Thailand bergegas untuk menjual cicak.

Setelah membeli dan mengeringkan cicak, Lentivanon kemudian menjualnya ke bos lokal yang berasal dari China. Cicak tersebut kemudian akan diekspor ke pasar China untuk dijadikan obat.