Bidan di Cianjur Tewas Ditusuk Suaminya di Tempat Praktek karena Tolak Bercerai

Seorang bidan bernama Neng Imas Mulyani (42) yang bekerja di Puskesmas Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, tewas ditusuk suaminya sendiri Kusnade Jaelani (59) karena menolak diceraikan. 

Usai menusuk istrinya di tempat praktek Neng yang berdampingan dengan rumahnya di Kampung Pasir Waru, Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jabar, Kusnade langsung menyerahkan diri ke pihak berwajib, Senin dini hari (24/5/2021).

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Anton, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan, diduga penusukan itu dipicu karena konflik permasalahan rumah tangga, dimana Kusnade meminta bercerai dengan Neng, namun ditolak. 


Adapun kronologi penusukan itu terjadi ketika Neng sedang berada di tempat prakteknya untuk melayani beberapa pasien.

Kusnade datang menghampiri, dan sempat terjadi cekcok mulut antara keduanya. Tiba-tiba Kusnade langsung menusuk Neng di bagian perut sebelah kiri. 

Sontak, pasien yang berada di tempat praktek pun teriak histeris dan pergi meninggalkan klinik.

Isak tangis pun menyelimuti keluarga terutama anak Neng saat mengetahui ibunya meninggal karena ditusuk ayahnya sendiri.

Akibat perbuatannya itu, Kusnaden pun dijerat undang-undang berlapis dan KDRT dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.